Tips Backpacker ke Singapore

Singapore
Singapore adalah negara tetangga yang mungkin paling hits digandrungi masyarakat Indonesia. Negara yang super rapi, bersih dan hi-tech ini memang sudah menjadi destinasi favorit bagi traveler pemula tidak terkecuali aku.
Tahun 2017 lalu tepatnya akhir bulan Maret, aku pergi ke Singapore bersama beberapa teman. Karena kami ingin menekan budget, so pasti kami memutuskan untuk tidak membeli bagasi yang berarti barang-barang bawaan ke Singapore harus seminimalis mungkin karena berat bawaan di kabin pesawat maksimal adalah 7kg.
Singapore
Dan kalian tahu ngga aku ke Singapore hanya membawa 1 tas ransel? Hahhaha
Mau tau apa saja yang aku bawa? Simak yuk sini!

1. Tas Ransel (ya iyalah)
Aku pakai tas ransel sekolahan loh. Kalian tahu ga tas Planet Ocean yang biasanya dijual di Gramedia? Nah aku pakai tas itu, hahaha
Gak ada pertimbangan apa-apa sih, selagi muat ya kenapa engga? Ini foto tas aku, mohon maaf kalau fotonya ga proper karena ga sempet fotoin tasnya yang niat banget. Ini foto diambil saat aku mau pergi ke suatu event bukan saat mau ke Singapore ya. Hehe
Singapore
2. Tas Ransel Kecil (buat pergi jalan-jalan)
Tas ransel kecil ini gunanya dipakai saat jalan-jalan. Ukurannya kecil, tapi bisa masukin paspor, botol minuman, dompet dan HP kok.
Kenapa aku ga pakai sling bag atau tas yang ke-cewek-cewekan? Ya karena aku gak mau ribet. I’m a scolioser jadi gak kuat juga menopang beban lama-lama di satu pundak apalagi nanti di Singapore bakalan lebih banyak jalan kaki, jadi tas ransel mini andalanku. Tas ransel mininya aku masukin ke tas ransel untuk pakaian waktu di Airport supaya aku ga terlihat rempong bawa banyak barang dan malah disuruh beli bagasi. Hehe
3. Uang yang Sudah Ditukar
Aku tahu bisa aja kita tukar uang di negara tujuan atau di bandara tapi akan lebih baik untuk menyiapkan segala sesuatunya dari rumah. Aku juga membawa beberapa kartu kredit jaga-jaga uangku hilang atau habis. Tapi saranku sebaiknya kalian jangan menaruh uang di satu tempat. Misalnya ada beberapa di kantong celana, kantong jaket, sepatu, dan lain-lain. Hal ini untuk menghindari miskin mendadak ketika kita kehilangan dompet.
4. Paspor
Ini bagian paling penting sih. Paspor ini udah kaya KTP kita di luar negeri, kemana-mana harus dibawa. Jangan sampai hilang dan jangan sampai lupa bawa paspor! Cek masa berlaku paspor kamu sebelum berangkat! Biasanya sih maksimal dapat digunakan hingga enam bulan sebelum masa berlakunya habis.
5. Pakaian (untuk 4 hari 3 malam)
Membawa pakaian ini cukup tricky sih gimana cara ngaturnya. Tips dari aku adalah, kalian harus tahu dulu itinerary kalian seperti apa. Hari pertama mau kemana, cuacanya bagaimana, kira-kira pakai baju apa, dan seterusnya. Kalau kemarin aku sih sudah tahu ya mau kemana dari hari pertama hingga hari terakhir jadi sudah kebayang mau pakai baju apa.
Saran aku, kalian ngga usah banyak-banyak bawa baju kalau ngga mau foto catalog online shop di sana ya. Ini contoh bawaan aku:
  • Hari pertama: Baju atasan, celana jeans panjang, dan jaket bomber. (Aku gunakan semua baju-baju yang berat seperti jeans dan jaket  saat berangkat supaya ga makan tempat di tas)
  • Hari kedua: baju atasan kaos dan celana jeans pendek.
  • Hari ketiga: dress lengan panjang karena mau jalan-jalan cantik.
  • Hari keempat: baju atasan sabrina dan kembali menggunakan celana jeans panjang beserta jaket yang sama dengan di hari pertama. (Ini sekalian baju untuk balik ke Bali supaya tas ga penuh juga, jadi tambahannya hanya atasan).
  • Baju tidur tipis. Nah untuk celana tidurnya aku pakai celana jeans pendek yg dipakai di hari kedua.
  • Pakaian dalam
  • Laundry bag
6. Sandal untuk mandi
Aku ga bawa waktu itu, bisa pinjam teman atau modus sama kenalan di hostel, ya kan. Lagian hostelnya bersih jadi tidak apa-apa kalau ga ada sandal kok.
7. Sepatu yang super nyaman
Kalau kalian anak horang kaya yang keliling Singapore bisa afford Taxi, ini sih terserah ya mau pakai heels juga ga masalah. Nah yang jadi masalah aku sama teman-temanku ke Singapore pakai MRT kemana-mana dan jalan kaki berkilo-kilo meter dengan semangatnya. Jadi, I invested on a shoes.
Sebelum ke Singapore aku galau banget mau pakai sandal atau sepatu. Aku pengen banget pakai alas kaki yang super nyaman dan modelnya bisa dipakai di baju apa saja. Aku prefer sepatu sih karena terasa lebih terlindungi gitu kakinya. Setelah berkeliling mall menyusahkan teman-temanku akhirnya aku menemukan sepatu yang sangat nyaman dan bisa dipakai dengan baju apa saja (ga mesti pakai celana doang baru cocok).
Singapore
So happy! Jadikan aku duta Skecher please, it’s more comfortable than Nike I think.
8. Peralatan mandi
Untuk peralatan mandi aku hanya concern di sikat gigi yang travel friendly (itu loh yang bisa dilipat sikat giginya, lalu ada pasta giginya dan juga packagingnya lucu) dan juga facial wash yang kemasannya kecil karena kalau di kabin pesawat kita tidak boleh membawa cairan di atas 100ml per kemasan.
Untuk sabun dan shampoo aku pikir sih gampang beli di tempat tujuan dan kemungkinan besar sudah include di hotel tempat kalian menginap. Atau kalau kalian perginya rame-rame boleh tuh bagi tugas si A bawa sabun cair, si B bawa shampoo, etc. Asal jangan sharing sikat gigi aja sih ya. Hehehe
Kalau untuk handuk aku hanya membawa handuk kecil biar tasnya ga kepenuhan.
9. Beauty Kit
Selain perintilan mandi, perintilan make up juga lumayan banyak memakan tempat, jadi aku hanya membawa dua benda yang krusial yaitu Laneige BB Cushion dan lip cream. Aku lupa waktu tahun lalu lagi suka pakai lip cream apa, yang jelas aku membawa Laneige BB Cushion karena sudah ada SPF 50-nya dan cushion ini lumayan tahan lama meski dipakai untuk kegiatan outdoor.
Kalian jangan lupa juga membawa lotion ya! Aku lupa waktu itu membawa lotion apa, kalau bisa sih bawa lotion yang sudah ada SPFnya dengan kemasan tidak lebih dari 100ml. Kita kan mau explore Singapore jadi lebih baik persiapkan kulitmu karena sebagian besar kita akan berjalan kaki.
10. Medicine
Seperti biasa, beberapa obat-obatan pasti sudah nangkring cantik di pouch-ku. Tapi jangan terlalu banyak ya, nanti kalian heboh deh saat diperiksa di imigrasi. Bawa yang krusial aja, misalnya aku suka pusing jadi bawa obat pusing saja beberapa biji.
Sepertinya hanya itu yang aku bawa dari Bali. Remember that we can buy those small things in the destination (asal ada uangnya. wkkwkw)
#ProTips
Aku mau kasih tambahan tips lagi nih buat sobat miskin kalian agar lebih hemat. Aku cukup menyesal ga bawa tumbler saat ke Singapore karena harga air mineral di Singapore cukup mahal, sekitar $2 per botol atau Rp 20.000 untuk yang seukuran 600 ml. Sedih kan? Di Indonesia kayanya paling mahal Rp 5.000 deh! Hanya beberapa outlet yang menjual air mineral dengan harga $1 seperti di hostel atau di toko pinggiran gitu, itupun jarang. Jadi kalau bisa bawa tumbler dari rumah ya, kalian bisa refill air mineral di hostel setiap pagi sebelum berangkat bepergian atau di tempat-tempat umum ada juga kok tempat refill air mineral dan airnya juga bersih serta layak minum.
Mungkin beberapa dari kalian bertanya, katanya di hostel airnya $1 kok dibilang bisa refill?
Tenang sobat, maksudnya begini, ketika kamu membeli air botolan atau air mineral kemasan di hostel yang tersedia di showcase, maka harganya $1 atau $2, sedangkan kalau kamu udah punya botolnya dan mau ambil air dari dispenser yang ada di hostel mah gratis. Begitu kira-kira.
Sepertinya sekian dulu deh tips backpacker ke Singapore. Kalau untuk cerita bagaimana setelah sampai di Singapore kalian bisa cek postingan ini ya! Sedangkan untuk budgetnya berapa, menginap dimana, perjalanan selama di Singapore, pengalaman baik atau buruknya gimana, nanti aku buat postingan terpisah nanti.
Selamat traveling, semoga membantu!

You may also like

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *