Biore UV Aqua Rich Watery Essence SPF 50 Review

Biore UV Aqua Rich

Hola beauty babes, siapa sih yang gak kenal Biore UV Aqua Rich Watery Essence SPF 50? Musim libur lebaran sebentar lagi tiba nih. Sudahkah kalian menyiapkan alat tempur selama liburan? Kalau alat tempurku selama ini sih Biore UV Aqua Rich Watery Essence SPF 50. Kalian bagaimana?

Kalau berbicara mengenai liburan, Bali masih menjadi destinasi favorit wisatawan domestik nih. Tapi, tahu sendiri kan ya Bali panasnya seperti apa? Aku sih bukan takut hitam, tapi lebih takut kanker kulit atau iritasi dan perih karena terkena sinar matahari yang berlebihan. Dulu waktu kecil sih suka jalan kaki pulang sekolah tanpa menggunakan sunscreen karena belum mengerti apa-apa hehe. Pas udah gede baru ngerti dan rasanya nyesel banget, pantesan kulit gampang kusam, untung belum sampai ada flek hitam.

Nah daripada kalian menyesal seperti aku, lebih baik kalian mencegahnya dengan cara mulai rajin menggunakan sunscreen setiap hari. Kalau dulu sih produk sunscreen untuk wajah masih terbatas, harganya lumayan mahal dan rasanya greasy banget di wajah, suka ada whitecastnya, pokoknya gak nyaman di kulit, jadi aku juga dulu suka skip pakai sunscreen. Sampai akhirnya aku menemukan sunscreen yang nyaman di kulit, harganya gak terlalu mahal dan sekarang lumayan mudah ditemukan di drugstore (kalau dulu mesti banget beli online). Ini dia sunscreen kesayangan aku, Biore UV Aqua Rich Watery Essence SPF 50.

Biore UV Aqua Rich Watery Essence SPF 50 adalah sunscreen untuk melindungi wajah dari efek buruk sinar UVA dan UVB. Sebenarnya nama panjangnya Biore UV Aqua Rich Watery Essence SPF 50+ PA++++ sih tapi karena kepanjangan, aku tulis jadi Biore UV Aqua Rich Watery Essence SPF 50 aja ya (walaupun tetap panjang sih hehe).

Produk ini mengandung Aqua Micro Capsule yang dapat memberi sensasi sejuk saat digunakan di kulit. Karena Biore UV ini bertekstur ringan dan mengandung Hyaluronic Acid dan Citrus Essence, sunscreen ini mudah menyerap di kulit tanpa meninggalkan kesan yang lengket serta dapat menjaga kelembaban kulit. Bagus banget kan klaimnya? Yuk kupas lebih lanjut!

Continue Reading

Singapore Day 2: Madame Tussaud & Universal Studio Singapore

Universal Studio

Hola, tiba-tiba sudah pagi saatnya jalan-jalan. Ini hari kedua kami di Singapore. Perjalanan sebelumnya bisa kalian baca di sini.
Karena ada kesalahan teknis dari pihak hostel, kami harus pindah hostel. Ya kami terpaksa check out dini hari (tapi tidak lupa untuk ambil sarapan gratisnya dulu hahaha). Untungnya jarak antar hostel tidak begitu jauh, jadi kami masih bisa membawa tas untuk dititipkan di hostel sebelum jalan-jalan seharian (karena check in kan biasanya jam 2 siang tapi kami mau memulai hari sepagi mungkin).

Rencananya pada hari ini kami akan ke Madame Tussaud terlebih dahulu berlima, lalu karena jarak Madame Tussaud ke Universal Studio Singapore tidak terlalu jauh kamipun berencana ke sana dan akhirnya berpisah menjadi dua grup karena kedua temanku akan menonton konser Coldplay saat itu sedangkan aku lebih memilih main dong di USS.

Continue Reading

Bangkok Day 2: Cara Naik BTS dan Santorini Park Journey

Santorini

Hi beauty babes, postingan ini adalah lanjtan dari postingan aku sebelumnya di sini. Kalau ditanya mau cari apa ke Bangkok, mungkin tujuan utamaku adalah ke Santorini Park. Yaah karena kalau ke Santorini Greece beneran mah nabungnya lama. Menurut social media, Santorini Park ini merupakan tempat yang lumayan hits di Thailand, apalagi bagi kawula muda (elah bahasanya hahah)

Setelah melihat di Google Maps, jarak dari apartemen menuju Santorini Park cukuplah jauh, yaitu sekitar 3-4 jam bila ditempuh dengan mobil. Aku bisa saja memesan Grab langsung menuju ke Santorini Park, tapi sepertinya kurang menantang kalau dari apartemen naik mobil langsung sampai di sana. Jadi aku memutuskan untuk mencoba transportasi umum.

Continue Reading

Changi Airport Singapore (Proses Imigrasi, Makan Subway, MRT Card, Naik Sky Train dan MRT)

Changi

Bagaimana rasanya pertama kali ke luar negeri? Wuhh I would can say I can’t sleep. (gak sih aku tetep tidur kok). Aku gak pernah kepikiran bakal pernah menginjakkan kaki ke luar negeri karena ya, duit darimana ya kan? Hanya saja hati kecil berkata “maybe someday I’ll go to another country at least once in my life”. Dulu aja kalau ke Jakarta gitu palingan ikut study tour dan itupun nabung banget. Hehe

Changi

So, it’s my first time to traveling aboard. Sebenarnya aku ke Singapore karena ajakan temenku nonton konser Coldplay. Padahal to be honest, kalau aku sih prioritasnya main Mummy di Universal Studio. Hehe
Jujur gak pernah kebayang aja kalau bisa pergi ke luar negeri karena aku lumayan takut kalau pergi jauh sendiri, orang tuaku pasti heboh juga bakal ngga ngijinin (ini aja sebelum pergi aku kenalin temenku satu-satu ke rumah supaya diijinin) hehe.

Aku sama teman-temanku sudah membuat itinerary jauh-jauh hari, karena kami sadar kami ramai-ramai dan mungkin prioritas masing-masing beda-beda.

Untuk tiket pesawat PP dari Bali-Singapore aku beli harganya Rp  1.974.000 ditambah insurance Rp 27.000 tanpa bagasi sudah kami beli dari bulan Desember atau Januari ya kalau ga salah, untuk keberangkatan 30 Maret 2017. Kalian ingat kan di postinganku yang sebelumnya kalau aku tidak membeli bagasi pada saat keberangkatan, tapi kami membeli bagasi saat pulang ke Bali (ceritanya bawa oleh-oleh tapi beli bagasinya cuma satu orang, patungan berlima. wkwkwk gini amat sobat miskin). Nah kalau kalian mau tahu bagaimana aku packing dan apa saja yang aku bawa, cek postinganku yang sebelumnya di sini ya

Continue Reading

Tips Backpacker ke Singapore

Singapore
Singapore adalah negara tetangga yang mungkin paling hits digandrungi masyarakat Indonesia. Negara yang super rapi, bersih dan hi-tech ini memang sudah menjadi destinasi favorit bagi traveler pemula tidak terkecuali aku.
Tahun 2017 lalu tepatnya akhir bulan Maret, aku pergi ke Singapore bersama beberapa teman. Karena kami ingin menekan budget, so pasti kami memutuskan untuk tidak membeli bagasi yang berarti barang-barang bawaan ke Singapore harus seminimalis mungkin karena berat bawaan di kabin pesawat maksimal adalah 7kg.
Singapore
Dan kalian tahu ngga aku ke Singapore hanya membawa 1 tas ransel? Hahhaha
Mau tau apa saja yang aku bawa? Simak yuk sini!
Continue Reading

Let’s See What’s on My Makeup Pouch!

Makeup Pouch

Hello beauty babes, rasanya sudah lama aku ngga nulis karena kesibukan yang hakiki.
Kali ini aku mau bahas apa saja benda-benda esensial yang hampir setiap hari aku bawa kemana saja. Yap, it’s called “What’s on my pouch”!
Mungkin sebenarnya ngga ada yang nanya dan ngga ada yang peduli sih ya tapi biarkanlah aku menjabarkannya dalam blog ini. (Sedih aku tu ga punya fans)

Oke, tanpa berlama-lama, let’s get started!

Pertama-tama sebenarnya aku ngga punya makeup pouch khusus yang kaya niat banget belinya gitu sih. Sebagian besar makeup pouch yang aku punya itu dapat dari habis belanja, misal dapat dari The Body Shop (kalau ini entah sudah berapa jenis karena dulu aku adalah penyembah TBS), ada juga yang dari Laneige, Make Over, hmm apa aja deh yang gratisan hehehe
Aku hanya pernah beli makeup pouch sewaktu aku mau ke Jakarta karena lumayan banyak bawa printilan dan mesti dipisah-pisah naruhnya, jadilah aku beli makeup pouch yang sebenarnya satu tapi kaya pouch dalam pouch gitu jadi isinya banyak deh! (seketika teringat episode Sponge Bob yang jualan coklat dalam pouch, lalu di dalam pouch ada pouch, di dalam pouch ada pouch, di dalam pouch ada…)

Daripada dibacok netizen mending lanjut jelasin aja deh!

Continue Reading

Serunya main ATV di Bali Sunset Adventure

Serunya main ATV di Bali Sunset Adventure

Hello beauty babes, yang rindu liburan mana suaranya? Hehe. Bersyukur banget tinggal di Bali karena jalan sedikit juga sudah sampai di tempat liburan. Banyak pilihan juga dari yang free entry sampai harga entrynya jual ginjal juga ada, tinggal dipilih saja. Kalau aku sih suka tempat yang ada air-airnya, seperti beach club hehe. Tapi kali ini aku merasakan liburan dengan aktivitas outdoor yang berbeda, yaitu bermain ATV!

Sebenarnya bermain ATV bukanlah hal yang baru lagi di Bali. Berkendara dengan motor besar di jalanan yang penuh rintangan ini sudah ada bertahun-tahun lalu tapi aku merasa kurang tertarik untuk mencobanya karena aku males banget naik motor sendiri, sukanya digonceng. Hahaha! Tapi bermain ATV menjadi pengalaman menarik karena biasanya kan kita macet-macetan di jalan raya. Kalau naik ATV mah engga bakalan kena macet karena kita mainnya di jalanan berlumpur, becek, sawah-sawah atau kebun gitu, cuma ya tekstur jalannya gak rata jadi penuh perjuangan buat mengendarai motor yang bodynya besar ini. Yaelah, tekstur. Kaya beauty blogger aja, hahaha.

Continue Reading

Spice Beach Club Bali [Review]

Spice Beach Club Bali [Review]

Hello beauty babes, apa kabar? Kalau di Bali sih pada lagi musim liburan. Beberapa hari yang lalu ada libur Galungan, sebentar lagi mungkin disusul libur Lebaran. Hayoo pada mau liburan kemana?
Beberapa hari yang lalu saat manis Galungan (sehari setelah hari raya Galungan) aku berlibur sejenak di Spice Beach Club. Mau tahu bedanya Spice Beach Club dengan beach club pada umumnya? Keep on reading guys!

Continue Reading

Jalan-Jalan ke La Brisa Bali [Review]

Jalan-Jalan ke La Brisa Bali [Review]

Hello Beauty babes, apa kabar? Kali ini aku akan menceritakan pengalaman aku saat ke La Brisa Bali. Bali sendiri punya begitu banyak tempat nongkrong yang asyik dan mungkin tidak akan pernah habis untuk dijelajahi. Mau cafe ada, mau beach club ada, mau co-working space juga ada, mau angkringan juga ada, pokoknya macam-macam deh. Beruntungnya aku tinggal di Bali, jadi kalau mau piknik bisa tinggal cus berangkat asal ada duitnya. Hehee
Nah, beberapa waktu yang lalu aku pergi ke La Brisa Bali bersama sepupu-sepupu dan pacar aku. Karena kita jarang hangout bareng dan lebih sering pergi bersama teman-teman jadi ya kita coba aja deh ke La Brisa.

Continue Reading

Unicorn Cafe, Bangkok Review

Sebelum ke Bangkok, gue pernah ngeliat di Instagramnya seorang beauty guru yaitu Vinna Gracia ngepost kalau dia waktu di Bangkok sempet makan di cafe lucu gitu yang full colour pastel kaya di surga. Nah setelah tahu kalau nama tempatnya itu Unicorn Cafe, fix, gue ngebatin kalo gue mesti nyobain makan di Unicorn Cafe.

Gue ngga langsung pergi kesana ketika nyampe di Bangkok, gue mengalokasikan hari tertentu yang niat banget untuk bepergian nyobain makanan di hari keempat deh kalo ngga salah. Mungkin emang takdirnya ya mesti ke Unicorn Cafe, ternyata ini cafe lumayan deket dari hotel, kaya sekitar satu kilometer gitu. Gue lupa deh waktu ke Unicorn Cafe itu berangkatnya dari hotel langsung kesana atau sehabis shopping di Siam, yang gue inget gue jalan kaki, YHA jalan kaki aja gitu saking semangatnya mau ke Unicorn Cafe.

Continue Reading