Review Laneige Water Sleeping Mask

Review Laneige Sleeping Mask

Hey beauty babes, setelah beberapa hari belakangan suka review cafe gara-gara menemukan struk di laci lemari, akhirnya kali ini aku balik lagi mau review beauty things. Oke, Laneige sendiri adalah sebuah brand dari Korea dengan kategori luxury brand. Aku sendiri membeli Laneige Water Sleeping Mask secara online karena malas harus ke konternya. Aku tipe pembeli yang ngga merepotkan mba-mba Beauty Advisor kok, jadi sebelum membeli suatu barang aku pasti sudah cari tahu reviewnya dulu di internet, karena aku pribadi kurang nyaman kalau harus dibuntutin mba-mba Beauty Advisor saat berbelanja di konter. (Introvert person detected) hehe.

Review Laneige Water Sleeping Mask
Laneige Sleeping Mask

Packaging:
Bicara soal packaging, Laneige Water Sleeping Mask ini packagingnya berbentuk jar plastik tapi desainnya berkelas dengan ukuran full size 70 ml yang sebenarnya cukup banyak mengingat dipakainya hanya dua kali seminggu. Ketika dibuka dari boxnya, Laneige Water Sleeping Mask ini ada sekat plastik pembatasnya (sealed) tapi aku pribadi tidak membuka semua bagian karena takut banyak terkontaminasi udara atau bleber kemana-mana. Laneige Water Sleeping Mask yang full size juga menyediakan spatula kecil untuk mengambil produknya dan membantu menjaga kehigienisan produknya. Buat kalian yang suka bepergian, packaging Laneige yang full size memang lumayan makan tempat kalau dibawa travelling, tapi karena jarnya kokoh, kalian tidak perlu khawatir produknya akan tumpah karena aku sendiri sudah mengujinya.

Laneige Water Sleeping Mask sendiri sampai saat ini punya dua varian, yaitu varian original dengan warna jar biru dan satu lagi varian lavender dengan warna jar cenderung ungu. Sebenarnya sih fungsinya sama saja tapi mungkin lebih ke wangi favorit penggunanya. Kalau aku pribadi belum pernah mencoba Laneige Water Sleeping Mask yang varian lavender karena sudah jatuh cinta dengan Laneige Water Sleeping Mask yang varian original.

Teksture:
Kalau bicara mengenai tekstur, produk-produk Laneige bisa dibilang juaranya. Laneige Water Sleeping Mask sendiri kalau dilihat sebelum disentuh terllihat sangat rich and thick, kental bahkan seperti lem. Namun ketika digunakan, tekstur dari Laneige Water Sleeping Mask ini sangatlah lembut, moist dan lumayan cepat meresap walaupun fungsinya adalah sebagai masker. Wangi Laneige Water Sleeping Mask ketika digunakan sangat lembut sehingga dapat menenangkan pikiran sebelum tidur. Seperti yang kita ketahui produk-produk Laneige sebagian besar berbahan dasar air atau water-based, mungkin karena itu juga kenapa Laneige Water Sleeping Mask sendiri tidak lengket-lengket yang menjengkelkan (?) ketika digunakan.

How To Apply:
Cara menggunakan Laneige Water Sleeping Mask sebenarnya seperti menggunakan krim malam pada umumnya, hanya perlu diambil produknya sebagian lalu dipakai di seluruh wajah yang telah dibersihkan. Aku pribadi menggunakannya setelah double cleansing, lalu dilanjutkan dengan menggunakan toner, essence, serum dan terakhir barulah aku menggunakan sleeping mask sebagai penutup rutinitas skin care di malam hari. Kalau kalian mau tahu toner apa yang aku pakai belakangan ini, bisa cek postnya disini ya!

Terkadang apabila malas melanda, setelah mencuci wajah aku langsung menggunakan toner dan Laneige Water Sleeping Mask lalu tidur. Hehe jangan diikuti ya kemalasanku. Skin care malam itu pengaruhnya lebih besar dibandingkan rutinitas skin care di pagi hari jadi kalau bisa jangan diskip rutinitas skin care malam harinya. Oh iya, penggunaan , Laneige Water Sleeping Mask sebaiknya dua kali seminggu, tidak perlu setiap hari karena kalau setiap hari bisa bangkrut. Hehe.

Results:
Okay, untuk hasil dari penggunaan Laneige Water Sleeping Mask sendiri mungkin berbeda-beda ya di setiap individu. Tapi, sebagian besar orang setuju bahwa Laneige Water Sleeping Mask ini bekerja sejak penggunaan pertama!
Iyaaa, aku anaknya setermakan iklan itu tapi ini ngga bohong. Pertama kali aku mencoba, aku membeli yang travel size dan aku merasa puas banget dengan hasilnya. Padahal kalau diingat-ingat pertama kali aku menggunakan Laneige Water Sleeping Mask aku belum menerapkan skin care malam yang berlapis-lapis ribetnya itu, masih sebatas cuci wajah dengan facial wash lalu menggunakan sleeping mask dari Laneige ini, tapi hasilnya sudah terlihat sejak malam pertama (ciyee malam pertama sama masker).
Jadi, setelah rutin menggunakan Laneige Water Sleeping Mask selama beberapa minggu (dua kali seminggu) ini hasil yang aku rasakan:
1. Kulit terasa lebih terhidrasi. Ini penting banget karena kulit aku cenderung kering tapi berminyak di saat-saat tertentu.
2. Saat baru bangun wajah tampak lebih sehat, lebih cerah sedikit dan lebih glowing.
3. Kulit terasa lebih kenyal, moist dan teksturnya lebih merata.
4. Produk ini juga mengonrol minyak, karena kulitku terkadang berminyak pada jam-jam tertentu tapi ngga yang seheboh biasanya.
5. Mengurangi dark spot bekas jerawat (tapi ini aku rasa berkat bantuan skin care lainnya juga).
6. Penggunaan make up lebih nempel karena wajah kita lebih sehat.
7. Kalau kalian harus begadang karena sedang ada kesibukan, Laneige Water Sleeping Mask ini cukup membantu mengurangi efek zombie pada wajah saat kekurangan tidur.

F.A.Q:
Karena cukup sering mendapat pertanyaan dari orang-orang terdekat, mengenai Laneige Water Sleeping Mask ini jadi aku tulis disini aja ya!
1. Beli yang asli dimana?
Aku belinya di Sociolla. Kalau yang travel size aku dulu beli di langganan aku waktu jualan make up online jadi aku percaya sama dia dan buktinya juga aku ngerasain efeknya sejak pertama kali penggunaan. Nah karena aku mau beli yang full size dan harganya lumayan mahal jadi lebih baik aku beli di tempat yang terpercaya sekalian daripada lebih murah hanya lagi beberapa rupiah tapi zonk kan double kesalnya, lagian langganan aku ngga jual yang full size. Hehe
Kalian juga bisa beli di Sephora atau langsung di konter Laneige. Aku ngga bilang yang dijual di online shop-online shop kecil itu palsu ya, tapi kalau untuk pertama kali beli sebaiknya kalian beli di tempat yang benar-benar terpercaya.
2. Cocok ngga sih untuk kulit berminyak? Kulit badak? Kulit yang sedang berjerawat?
Laneige Water Sleeping Mask ini cocok untuk segala jenis kulit. Produk Laneige sendiri memang lebih banyak berfungsi menghidrasi kulit tapi Laneige sendiri tidak membuat kulit wajah memproduksi minyak jadi produk ini suitable untuk semua jenis kulit. Apabila kulit kalian masih berjerawat sebaiknya diobati dulu jerawatnya dengan tea tree oil atau obat jerawat lainnya hingga kering baru menggunakan masker dari Laneige ini.
3. Laneige Water Sleeping Mask bikin breakout ngga sih?
Tidak. Sleeping mask ini sama sekali ngga bikin breakout. Aku juga sebelumnya cari-cari review dan hampir tidak menemukan orang yang breakout gara-gara menggunakan masker ini.
4. Satu jar habisnya berapa lama?
Aku pribadi menggunakan yang travel size habisnya hampir dua bulan. Sayang banget pakainya dikit-dikit hehe. Kalau yang full size kira-kira bisa delapan bulan sampai sepuluh bulan. Aku udah pakai yang full size sekitar delapan bulan. Tapi ingat ya produknya mesti diganti kalau sudah menyentuh angka satu tahun sejak pertama kali dibuka.
5. Boleh digunakan setiap hari ngga?
Aku pernah pakai Laneige Water Sleeping Mask setiap hari karena waktu itu kulitku sedang kering parah dan ngga terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kok (kecuali jadi cepat habis ya) hehe. Tapi setelah kulitku membaik, aku kembali menggunakannya dua kali seminggu, aku selingi dengan Nature Republic Aloe Vera karena ya produk ini adalah masker, bukan krim malam apalagi kupu-kupu malam (makin ngaco).
6. Is it worth to buy? Kan lumayan mahal.
Well, aku merasa ini sangat worth to buy. Laneige Water Sleeping Mask adalah penyelamat bagi manusia-manusia yang suka begadang seperti diriku. Dengan harga Rp 400.000 dan aku udah dapat Lip Sleeping Mask dua biji sebagai gift dan habisnya mungkin dalam satu tahun, aku rasa sleeping mask dari Laneige ngga mahal-mahal amat. Kalau belum mampu beli yang full size kan bisa coba yang travel size, harganya kurang lebih Rp 50.000-Rp 80.000 tergantung kalian belinya dimana dan itu habisnya sekitar dua bulan. Lumayan banget kan bisa pakai skin care luxury brand seperti Laneige dengan harga yang murah?

Overall ini semua review jujur dari aku. Setiap orang pasti memiliki pendapat yang berbeda, so I hope this review is helpful.
Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca!

 

You may also like

7 Comments

    1. Hi Ade, kalau aku sih pakainya gantian. aku lebih suka pakai Nature Republic yg aloe vera sebagai masker juga karena lumayan lama nyerapnya. Kalau si Laneige ini kan tidak utk penggunaan setiap hari, jadi aku suka gantian pakai si aloe vera sbg sleeping mask juga. Semoga dapat membantu ya šŸ™‚

  1. Kak tanyak itu diketterangannya kakak produk harus diganti setelah menyentuh angka 1 tahun setelh di buka , itu kenapa ya ?

    1. Halo Karina, thank you for reading!
      Iya, setiap produk skincare atau makeup ada 2 jenis kadaluarsanya. Yg pertama tanggal kadaluarsa walaupun kemasannya belum dibuka (sama seperti tanggal kadaluarsa di makanan), yang kedua tanggal kadaluarsa setelah produknya dibuka.
      Nah yg aku maksud ini yg jenis kedua ini, biasanya di produknya ada tulisan entah itu 6m, 9m atau 12m tergantung produknya. Jadi setelah kamu buka kemasannya, sebaiknya dipakai dan dihabiskan sebelum 6/9/12 bulan dari tanggal kamu buka kemasannya. Untuk lebih jelas kamu bisa cari tentang PAO atau Period After Opening pada produk make up atau skincare!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *