BLP Lip Coat – Peach Soda Review

BLP Lip Coat

Hey beauty babes, di hari kemerdekaan Indonesia yang ke 73 tentunya selain merayakan kemerdekaan, kita juga merayakan diskon besar-besaran dari beauty produk lokal. Yeaaaay! Nah, kali ini aku mau kasi review tentang produk lokal favorit aku belakangan ini yaitu BLP Lip Coat dengan shade Peach Soda.

Buat kalian yang masih asing dengan merk BLP, BLP atau By Lizzie Para adalah beauty brand lokal Indonesia milik Kak Lizzie Parra. Nah, Kak Lizzie yang akrab dipanggil Kak Icil ini dulunya seorang MUA yang lama kelamaan jadi memulai bisnis di beauty produk.
Pernah skeptis dengan beauty produk Indonesia? Oh tentunya aku juga pernah, tapi akhir-akhir ini banyaaaak banget beauty local brand dari Indonesia yang kualitasnya tidak kalah dari produk luar, salah satunya BLP ini nih. Setelah maju mundur cantik karena ragu akan produk lokal, akhirnya aku baru kesampaian mencoba BLP Lip Coat ini.

Mau tahu first impressionku gimana? Lanjut baca dong!

Pertama kali liat packaging sama nyolekin di bibir rasanya “Oh My God, selama ini kemana aja woy?”
BLP ini ternyata oke banget! Cerita sedikit ya, produk BLP pertama yang aku coba adalah eyeshadow pen-nya yang aku dapat dari goody bag saat #VGlowTour (nanti aku bahas ya di postingan yang lain) sekarang kita bahas si BLP Lip Coat dulu!

Dari beberapa shade yang disediakan BLP, aku memilih shade Peach Soda. Shade ini adalah shade spesial yang BLP ciptakan ketika berkolaborasi dengan Sociolla. Shade peach soda ini adalah shade yang aku banget. Warnanya peach agak pink, agak orange, agak coklat, in between-lah. Kalau dilihat dari foto, mungkin BLP Lip Coat shade Peach Soda ini terlihat ngejreng, tapi apa iya seperti itu? Mari simak lebih lanjut!

BLP Lip Coat

Packaging:
Kemasan dari BLP lip coat ini cukup simpel dan elegan, tidak terlihat kalau produk ini adalah produk lokal. Aku lebih suka packaging yang baru daripada keluaran lip coat yang pertama. Sebenarnya, pada saat membeli ada boxnya gitu warna pink cantik, tapi aku buang karena suka kebiasaan ngumpulin box yang lama-lama sebenarnya ngga dipakai apa-apa. Kalian ada yang gitu juga ngga sih? Atau hanya aku yang jorok disini? Hehehe

Nah, langsung ke botolnya aja ya. Botol BLP Lip Coat ini plastik doff yang transparasinya cukup baik untuk melihat shadenya dari luar. Tutup botolnya putih, cantik banget perpaduan warnanya. Namun sayangnya kadang aku suka kepegang tutup botolnya sehabis tap-tap di bibir yang dipakaikan lip coat jadilah dia cepat kotor, tapi masih bisa dibersihkan kok.

Lip coat ini isinya berapa ml aku kurang tahu sih tapi cukuplah seperti lip coat pada umumnya.

BLP Lip Coat

Aplikator:
Aplikator BLP Lip Coat ini sama seperti lip produk pada umumnya, nyaman dipakai, tidak terlalu letoy ataupun terlalu kaku, pokoknya pas. Namun, pada saat pengambilan produknya, si aplikator ini sepertinya terlalu banyak mengambil isi produk walaupun belum kita celup-celup (ngerti ngga sih maksudnya? Hehehe). Isi lip coatnya seperti terlalu banyak di ujung aplikatornya gitu, jadi sebelum dipulas ke bibir kita harus menyisihkan produknya dulu ke pinggiran mulut botol lip coatnya. Ini menyebabkan mulut botol lip coatnya jadi cepat kotor. Tapi bagusnya si BLP Lip Coat ini aplikatornya tidak menyerap produk seperti aplikatornya LT Pro yang membuat kita harus celup-celup aplikatornya berkali-kali untuk mengambil isi produknya.

Formula dan Pigmentasi:
Untuk masalah formula, lip coat ini nyaman banget dipakai karena ngga bikin bibir kering. Garis-garis halus di bibir juga tidak tampak. Saat pengaplikasian lip coat ini, lip coatnya ngga langsung kering, jadi ada playtime-nya untuk merapikan sisa-sisa lip coatnya di pinggir bibir. Memang sih pada saat baru-baru dipakai, agak terasa pakai lipstik, tapi itu hanya sebentar banget. Setelah lip coatnya perlahan mengering, rasanya ringan banget, gak terasa pakai lipstik.

Kalau dari segi pigmentasi, BLP Lip Coat ini satu kali ulas saja sudah memberikan warna yang interns, meskipun warnanya peach, tapi tidak membuat shade ini redup atau pucat gitu, tidak juga orange gonjreng, cantik deh pokoknya. Tapi menurut aku ngga usah di build up lagi pakai lip coatnya karena satu layer saja sudah cantik warnanya.

Power Staying:
Saatnya mengadu kekuatan alias power staying! Si BLP lip coat ini tahan di bibir aku sekitar 5-6 jam tapi pudarnyapun masih cantik, ngga bikin efek mengelupas ataupun pecah-pecah. Kalau dipakai makan juga pudarnya seperti itu jadi jatuhnya seperti pakai lip tint. Aku kurang tahu ya bagaimana dengan shade BLP Lip Coat yang lebih bold.
Oh iya, lip coat ini 80% ngga transfer atau ngecap kalau kita minum di gelas, masih okelah gak ambyar bubar jalan gitu.

BLP Lip Coat

(Ini hasil lip coatnya di bibir aku. Btw maaf fotonya ala kadarnya karena ini takenya sudah malam dan hanya pakai kamera depan hape biar lebih real hasilnya gitu. Hehe)

Conclusion:
Jadi, lip coat lokal ini menurut aku dapat disandingkan dengan NYX Soft Matte Lip Cream dari segi kenyamanan formula dan cantiknya packaging. Oh iya tadi lupa cerita kalau lip coat ini wanginya kaya wangi manisnya gitu tapi sedikit dan sebentar banget, ga sampai bikin puyeng kok.
Hal yang aku suka dari lip coat ini nomor satu adalah shade-nya yang AKU BANGET! Lalu formulanya yang nyaman di bibir, packagingnya juga cantik banget seperti bukan produk lokal, jadi cakep di makeup pouch. Lip Coat ini sedang sering aku bawa kemana-mana loh, kalau kalian cek postingan aku yang ini kalian pasti tahu betapa sayangnya aku sama lip coat ini.

Hal yang menurut aku kurang dari produk ini adalah produknya mesti disisihkan di mulut botolnya karena kebanyakan nempel di aplikator. Selain itu tutup botolnya yang putih itu agak cepat kotor kalau tangan kita habis megang foundation atau colek-colek makeup lainnya.

Kalau untuk harga, BLP Lip Coat ini dijual dengan harga Rp 129.000 di website BLPnya langsung, di Sociolla atau Tokopedia. Nah, di hari kemerdekaan Indonesia ini aku mulai mencoba berbagai beauty produk lokal untuk mengapresiasi dan memajukan beauty brand Indonesia. Yuk belanja produk-produk Indonesia! Jangan ngeluh “Kok produk lokal mahal sih?” karena lokal ngga mesti murahan dong ya, apalagi kalau kualitasnya bagus. Ya kan?

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *